Nosel.id Jakarta- Kadang, jalan hidup kita tidak linear. Kisah ini adalah tentang El sapaan dari Elizabeth yang berani keluar dari zona nyaman.
Belajar dari kegagalan, dan akhirnya menemukan passion yang membawanya pada kesuksesan baru. Inilah secuplik perjalanan inspiratifnya.
Segalanya berawal dari Jakarta. Setelah lulus kuliah, karier dimulai di dunia perbankan dan berpuncak pada posisi Team Head di CIMB Private Bank.
Namun, setelah 14 tahun, rasa jenuh mulai menghampirinya. Di awal tahun 2022, keputusan berat diambil: resign. Sebuah lompatan iman menuju ketidakpastian.
Dengan semangat membara,bisnis pertama dijalankan: skincare secara online.
Sayangnya, usaha itu tidak work out dan harus ditutup dengan kerugian yang tidak sedikit.
Kegagalan ini bisa menjadi akhir, tetapi justru dijadikan batu pijakan.
Dari sini, pelajaran pertama muncul: kegagalan bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses belajar.
Karena memiliki hobi traveling dan mata yang jeli,di awal 2023, sebuah bisnis baru dicoba oleh El.
Bukan jastip, tetapi lebih kepada mencari barang-barang yang sesuai dengan selera dan gaya pribadi di pasar yang dituju (khususnya China), lalu menawarkannya.
Bisnis ini, yang diberi nama EPS Maison, ternyata diterima pasar dan semakin berkembang, berfokus pada fashion berkualitas.

Dengan EPS Maison yang mulai bisa berjalan sendiri pada 2025,ruang untuk inovasi terbuka.
Pengalaman pribadi yang kurang baik dengan operasi plastik mendorong lahirnya riset mendalam.
Hasilnya mengejutkan, teknologi bedah kecantikan di China ternyata sangat maju, meski kurang terdengar karena perbedaan penggunaan media sosial.
Dari sinilah EPS Beauty Sculpt lahir, sebagai agen untuk layanan bedah kecantikan di Shanghai.
Memiliki dua usaha,keluarga, dan kehidupan pribadi tentu bukan hal mudah. Tantangannya nyata: 24 jam sering terasa kurang.
Namun, kuncinya ada pada management Waktu yang fokus pada produktivitas.
Management Bisnis: Mendelegasikan dengan menggunakan orang-orang yang tepat untuk membantu bisnis.
Di balik kesibukan,ada sebuah harapan sederhana, semua orang dapat memiliki keseimbangan hidup (life balance).
Segala sesuatu yang berlebihan atau kekurangan tidak akan pernah baik.

Prinsip terakhir yang menjadi filter dalam kehidupan sosial dan profesionalnya adalah
“Kelilingi dirimu dengan orang-orang yang mendorongmu untuk menjadi lebih baik.
Tanpa drama, kecemburuan, atau kekacauan. Hanya tujuan yang lebih tinggi, good vibes, dan energi positif.”
Source image: el








