Nosel.id Jakarta- Lahir dan besar di Bangka Belitung, yang akrab dikenal sebagai Negeri Laskar Pelangi, Nurrul Fitriani tumbuh dalam pelukan alam kepulauan yang tenang dan sederhana.
Laut yang membentang luas, masyarakat yang ramah, serta nilai kekeluargaan yang kuat menjadi bagian dari kesehariannya sejak kecil.
Dari lingkungan itulah Nurrul belajar makna ketulusan, kerja keras, dan rasa syukur, nilai-nilai dasar yang kelak menjadi fondasi kuat saat ia melangkah keluar mengenal dunia yang lebih luas.
Perjalanan hidupnya kemudian membawanya menjadi seorang womenpreneur dengan kesempatan berharga menimba ilmu di Amerika Serikat melalui program beasiswa.
Tak berhenti di sana, Nurrul kini aktif di bidang bisnis dan pengembangan komunitas, sembari menjalani peran sebagai content creator yang fokus pada edukasi dan informasi seputar beasiswa.
Apa yang ia lakukan berangkat dari niat sederhana: berbagi pengalaman dan pengetahuan yang dulu sulit ia akses sendiri.
Dari proses itu, ia menyadari satu hal penting banyak perempuan Indonesia, khususnya dari latar belakang yang kurang beruntung, memiliki potensi luar biasa, hanya saja minim paparan dan dukungan.

Melalui konten-konten edukatifnya, Nurrul berupaya membuka jendela harapan.
Ia ingin semakin banyak perempuan berani bermimpi, memahami proses seleksi pendidikan global, dan percaya bahwa kesempatan internasional bukanlah sesuatu yang mustahil.
Baginya, berbagi informasi bukan sekadar membuat konten, tetapi bentuk kontribusi nyata agar mimpi besar terasa lebih dekat dan masuk akal untuk diperjuangkan.
Menjalani dunia bisnis tentu penuh tantangan.
Ketidakpastian, keluar dari zona nyaman, dan ketiadaan jaminan adalah bagian dari keseharian.
Namun justru di sanalah Nurrul menemukan ruang bertumbuh. Ia percaya bahwa kualitas hidup sangat ditentukan oleh cara seseorang merespons keadaan.
Dengan menjaga dialog batin yang positif, berprasangka baik, dan fokus pada hal-hal yang bisa dikendalikan, Nurul belajar menjalani hari dengan lebih ringan dan penuh kesadaran.
Ketika hati tenang, langkah pun terasa lebih mantap.
Dalam setiap doa dan harapannya, Nurrul memohon agar keluarga selalu menjadi tempat pulang yang menenangkan.
Karier berjalan seiring dengan nilai dan kebermanfaatan, kesehatan senantiasa terjaga, serta rezeki mengalir dengan penuh keberkahan.

Lebih dari pencapaian pribadi, ia berharap setiap hal yang ia kerjakan dapat memberi dampak sosial dan menjadi jalan kebaikan bagi banyak orang.
Kepada para pembaca, Nurrul Fitriani menitipkan pesan sederhana namun bermakna:
Jangan menunggu merasa siap untuk melangkah.
Bertumbuhlah sambil berjalan. Latar belakang tidak pernah menentukan batas masa depan keberanian dan konsistensilah yang akan membentuknya.
Source image: nurrul








