Nosel.id Jakarta- Dewi Puspita tumbuh di Banten, dalam masa kecil yang penuh warna dan petualangan.
Hari-harinya dihabiskan dengan bermain di sungai, berlarian di sawah, hingga berkebun bersama teman-teman kecilnya.
Lingkungan tempat ia tumbuh dipenuhi orang-orang yang ramah, dan keluarganya: lima bersaudara dengan lima karakter berbeda.
Menjadi sumber tawa, dinamika, dan kekuatan yang membentuk cara pandangnya hingga kini.
Kini Dewi berdomisili di Yogyakarta, melanjutkan perjalanan hidupnya dengan kesibukan yang ia jalani dengan penuh tanggung jawab dan keceriaan.
Ia mengelola bisnis kost, sebuah usaha yang menuntut ketelitian, empati, dan kedisiplinan.
Namun di tengah rutinitas itu, Dewi tak pernah melupakan hal yang sudah menjadi bagian dari dirinya sejak kecil: kecintaannya pada olahraga dan gerak.
Bagi Dewi, olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan gaya hidup.
Dari zumba, running, badminton, gym, billiard hingga tennis yang kini digemarinya, semua menjadi sumber energi positif yang membuat harinya lebih bertenaga.

Melalui olahraga, ia memperbaiki mood, menjaga tubuh tetap sehat, sekaligus memperluas lingkar pertemanan.
“Yang paling menyenangkan itu bisa happy bareng teman,” ujarnya. Kalaupun ada duka, ia hanya menganggap cedera otot sebagai bagian kecil dari proses yang harus dilewati.
Dalam hidup, Dewi memegang prinsip bahwa setiap hal memiliki hikmahnya.
Ia bercita-cita memiliki keluarga yang selalu happy and healthy, mengembangkan lebih banyak bisnis, meningkatkan kondisi ekonomi, serta menjaga tubuh tetap kuat dan terhindar dari segala penyakit.
Secara sosial, ia ingin terus berada di lingkungan yang positif dan saling menguatkan.
Pesan hidupnya sederhana namun menyentuh, lahir dari perjalanan yang penuh pembelajaran:

“Tidak ada yang berlalu dengan sia-sia—usahamu, lelahmu, dan masa lalumu.
Selalu ada hikmah di balik itu semua. Tidak ada yang jatuh dengan percuma, baik itu hatimu maupun air matamu.
Semuanya akan terbayar dengan sesuatu yang paling membahagiakanmu.”
Bagi Dewi Puspita, hidup adalah rangkaian usaha, proses, dan syukur.
Dan selama dijalani dengan hati yang lapang, langkah yang aktif, serta lingkungan yang positif, kebahagiaan selalu menemukan jalannya.
Source image: dewi








