Nosel.id Jakarta- Di sebuah kampung yang sejuk dan penuh ketenangan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, lahirlah seorang perempuan muda bernama Chellea F, atau akrab disapa Seli.
Ia tumbuh di lingkungan yang sederhana, ramah, dan saling mengenal satu sama lain.
Masa kecil Seli dipenuhi tawa keluarga dan hangatnya kehidupan kampung yang membentuk fondasi kepribadiannya hari ini lebih peka, lebih bersyukur, dan selalu menghargai hal-hal kecil yang sering terlewatkan oleh banyak orang.
Kesederhanaan itulah yang justru menjadi sumber energi besarnya.
Dari tempat yang jauh dari hiruk-pikuk kota besar, Seli belajar bahwa ketenangan bisa melahirkan kekuatan.
Dan cinta keluarga adalah pondasi dari mimpi-mimpi besar.
Ketertarikan Seli pada dunia digital sudah muncul sejak sangat muda. Saat teman-teman sebayanya masih bermain permainan tradisional, Seli sudah mempelajari cara membuat konten di Musically, aplikasi yang populer sekitar tahun 2015.

Ia kemudian berlanjut mengembangkan diri di TikTok, dan perlahan kontennya mulai disukai banyak orang ketika ia memasuki masa SMA.
Pada tahun 2020, Seli mendapatkan endorsement pertama, sebuah pencapaian awal yang menandai perjalanan panjangnya di industri kreatif.
Namun titik balik terbesarnya hadir pada tahun 2025, ketika ia mengikuti ajang Putri Hijab 2025.
Dengan kerja keras, kedisiplinan, dan karakter yang hangat, Seli berhasil meraih gelar 2nd Runner Up Putri Hijab 2025.
Sejak saat itu, jalannya semakin terbuka. Ia mulai dipercaya berbagai brand, aktif dalam kegiatan pageant, dan semakin dikenal sebagai content creator yang positif, anggun, dan penuh energi.
Menjadi seorang content creator dan sosok publik tentu tidak hanya berisi kebahagiaan.
Seli sering merasakan tantangan dalam hal konsistensi, pembagian waktu, hingga komentar-komentar publik yang terkadang tidak mengenakkan.
Namun semua itu tidak membuatnya berhenti.
Ia mencintai dunia sosial media, tempat ia bebas bercerita, berbagi inspirasi, dan menebar kebaikan dalam setiap konten yang ia hasilkan.
Dari ajang Putri Hijab, ia belajar lebih banyak seperti bagaimana membangun citra diri dengan elegan, aktif dan positif di platform digital, juga menggunakan suara dan pengaruh untuk memberi manfaat bagi orang lain.
Ajang tersebut bukan hanya kompetisi, tetapi juga ruang belajar yang memperkaya perspektif dan membentuk jaringan berharga untuk masa depannya.
Di balik segala pencapaiannya, Seli tetap menyimpan harapan yang sangat sederhana: ia ingin dirinya dan keluarga selalu diberi kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam setiap urusan.
Ia ingin karier dan ekonominya terus berkembang, namun tetap berada di jalan yang memberi manfaat untuk banyak orang.
Seli percaya, ruang sekecil apa pun bisa menjadi ladang kebaikan jika dijalani dengan tulus.
Melihat perjalanan panjang yang ia lewati sejak kecil hingga kini, Seli menitipkan pesan bagi siapa pun yang sedang berjuang:
“Jangan mudah putus asa. Setiap orang punya waktu dan jalannya masing-masing.
Tetap bergerak, tetap berproses, dan percaya bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil.”
Seli juga menutup perjalanannya dengan tiga pesan sederhana yang mencerminkan kepribadiannya:
“Tidak ada langkah kecil bila itu membawa kita lebih dekat pada mimpi.”
“Kita tidak harus sempurna untuk bisa bermanfaat.”
“Bangunlah versi terbaik dari dirimu, perlahan tapi pasti.”
Source image: Seli









