Nosel.id Jakarta- Di sebuah daerah kecil yang tenang di Kalimantan Selatan, Kotabaru, tempat laut biru dan angin kepulauan bertemu, Selly Yunita tumbuh dengan rasa syukur pada keindahan tanah kelahirannya.
Meski wilayahnya tidak besar, Kotabaru menyimpan kekayaan budaya dari masyarakat Bugis serta pesona alam yang tidak pernah gagal membuat siapa pun jatuh cinta.
Salah satunya adalah Gunung Mamake, tempat favorit Selly melepas penat.
Dari puncaknya, laut terlihat seperti hamparan kaca biru yang memantulkan cahaya,pemandangan yang selalu mengingatkannya bahwa dunia ini begitu luas dan indah untuk dijelajahi.
Sebagai seorang pegawai pemerintahan, keseharian Selly dipenuhi tanggung jawab dan deadline yang tidak sedikit.
Namun ia selalu punya cara untuk membuat dirinya tetap waras dan bahagia: berlari dan bermain tenis.

“Run itu fleksibel banget,” ujarnya. “Buat kita yang kerja seharian di kantor, olahraga ini seperti tombol refresh.”
Dari setiap langkah lari, ia belajar tentang ritme; dari setiap ayunan raket, ia merasakan semangat baru.
Hobi bagi Selly bukan hanya aktivitas fisik tetapi ruang untuk bernapas dan menemukan dirinya kembali.
Ada banyak suka yang ia dapatkan: tubuh lebih segar, hati lebih ringan, pertemanan yang semakin luas, serta kesehatan yang selalu ia syukuri.
Namun ada pula cerita lucu di balik duka kecilnya. “Kalau semangatku menurun, aku biasanya langsung beli outfit baru,” katanya sambil tertawa. “Entah topi, jersey, kadang sepatu kalau dompetnya lagi memungkinkan!”
Baginya, hal-hal sederhana seperti itu kadang cukup untuk menyalakan kembali bara motivasi.
Di balik segala aktivitas dan perjalanan hidupnya, Selly menyimpan harapan sederhana namun bermakna: agar ia selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam bekerja, sehingga bisa terus memberi manfaat baik untuk keluarga, lingkungan, maupun teman-teman di sekitarnya.
Dan ada satu pesan yang selalu ia genggam:
“Hidup bukan sekadar mengejar impian, tetapi juga tentang menikmati perjalanan.Terkadang, berhenti sejenak untuk menghirup udara, melihat langit, dan bersyukur adalah bagian dari kebahagiaan.”
Selly mengajarkan bahwa langkah kecil yang penuh kesadaran bisa membawa kita pada rasa tenang yang besar.
Bahwa kebahagiaan tidak selalu harus dicari jauh kadang cukup ditemukan dalam diri sendiri, di tengah udara pagi, di jalur lari sederhana, atau bahkan dari puncak Gunung Mamake yang memandang laut.
Source image: Selly









