Nosel.id Jakarta- Dian Agnes lahir dan tumbuh di Bandung, kota yang penuh kenangan sejak masa kecilnya.
Sejak kecil, ia sudah terbiasa naik ke panggung, entah itu untuk menari, menyanyi, atau bahkan tampil dalam lomba qasidahan setiap Agustusan.
Bakatnya dalam dunia hiburan membuatnya selalu tertarik untuk tampil di depan banyak orang. “Kayaknya aku banci tampil deh waktu kecil,” ujarnya sambil tertawa.
Kini, Dian menjalani hari-harinya sebagai ibu rumah tangga yang penuh dedikasi.
Kesehariannya diisi dengan mengurus keluarga dan anak-anaknya, namun di tengah kesibukan itu, ia menemukan kesenangan baru: Poundfit.

Sejak setahun terakhir, Dian rutin mengikuti kelas olahraga ini. Awalnya, ia hanya ikut-ikutan karena diajak oleh tetangganya di komplek.
Namun, siapa sangka, dari coba-coba, justru jadi ketagihan! Poundfit tidak hanya membuat tubuhnya lebih segar dan sehat, tetapi juga memperluas lingkaran pertemanannya.
“Sukanya ikut Poundfit itu bisa ketemu banyak orang, bahkan sering banget ketemu teman lama yang udah lama nggak ketemu. Rasanya seru banget bisa dipertemukan kembali lewat olahraga ini,” katanya.
Saat ini, Dian rutin mengikuti kelas Poundfit dua kali seminggu dan sesekali ikut event di akhir pekan.
Jika ditanya soal tantangan atau kesulitan dalam menjalani rutinitasnya, Dian mengaku hampir tidak ada.
“Kayaknya hampir nggak ada sih, aku enjoy-enjoy aja,” ujarnya dengan santai. Sikap positif inilah yang membuatnya selalu terlihat tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif di sekitarnya.
Dalam menjalani hidup, Dian memiliki harapan sederhana namun berarti. Ia ingin menjadi ibu yang bisa selalu melindungi anak-anaknya, istri yang lebih sabar, dan pribadi yang lebih baik dari hari kemarin.
“Sekarang, aku lebih memilih untuk selalu berpikir positif. Hidup itu lebih enak dijalani tanpa banyak drama dan perdebatan.
Daripada buang-buang tenaga buat marah-marah, mending santai aja,” katanya.
Dian juga menyadari bahwa tidak semua orang bisa menyukai dirinya, tetapi ia tidak ambil pusing soal itu.
Baginya, yang terpenting adalah tetap menjadi diri sendiri dan menjalani hidup dengan cara yang membuatnya bahagia.
“Buat yang membaca ini, ambil sisi baiknya aja ya, jangan ikutin sisi negatifnya dari aku,” katanya sambil tertawa.
Kesederhanaan dan cara berpikir yang lebih tenang membuat Dian semakin menikmati hidupnya.
Ia percaya bahwa dengan menjalani hidup dengan pikiran yang lebih positif, kebahagiaan akan datang dengan sendirinya.
“Pokoknya, sekarang aku lebih slow dan nggak ambisius buat marah-marah. Hidup itu dinikmati aja!” tutupnya.
Source image: dian agnes









