Nosel.id Jakarta- Mona Monica Andriani, seorang perempuan asal Bandar Lampung, telah menghabiskan sebagian besar hidupnya di kota yang penuh kehangatan ini. Meski lahir di Jakarta, ia pindah ke Bandar Lampung pada usia 11 tahun.
“Sebagian hidup saya habiskan di sini. Keluarga besar memang asli Lampung, dan sahabat-sahabat saya pun semua saya kenal di sini. Itu alasan mengapa saya betah tinggal di Lampung,” ungkapnya.
Bandar Lampung menjadi tempat yang istimewa bagi Mona karena keakraban warganya dan cinta dari keluarga serta sahabat yang selalu menyertainya.
Di balik kesehariannya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Lampung, Mona juga dikenal sebagai seorang sport enthusiast yang sangat aktif, terutama di dunia lari dan olahraga lainnya.
Ia mengakui, kecintaannya terhadap olahraga mungkin merupakan warisan keluarga, mengingat kedua orang tuanya adalah atlet bowling.
“Awalnya saya benar-benar anti olahraga lari. Rasanya nggak kuat, capek, dan panas. Tapi, setelah diajak teman untuk mencoba lari, saya langsung ketagihan,” cerita Mona sambil tertawa.
Baginya, lari memberikan ruang untuk me time, di mana ia bisa mendengarkan musik, merenung, dan berinteraksi dengan pikirannya sendiri.
“Setiap selesai lari, rasanya bahagia banget,” tambahnya.
Tidak hanya aktif di dunia lari, Mona juga mengelola sebuah studio olahraga bernama Studio 8, di mana ia menjadi instruktur untuk olahraga HIIT (High-Intensity Interval Training) Strong Nation.
Studio ini menjadi salah satu tempat di mana ia menyalurkan passion-nya untuk berbagi semangat hidup sehat kepada orang lain.
Dunia lari telah membawa Mona ke berbagai event olahraga, baik di dalam maupun luar negeri.
Beberapa di antaranya adalah Maybank Marathon, Pocari Sweat Run, Jakarta Marathon, BFI Run, Standard Chartered Marathon, Berlin Marathon, dan Lampung Half Marathon.
“Sukanya, saya bisa lebih jauh mengenal dunia lari dan mendapatkan banyak teman pelari. Yang jelas, olahraga ini membuat saya bahagia,” ujarnya.
Menariknya, Mona tidak merasa memiliki duka dalam hobinya ini. Baginya, olahraga adalah cara untuk menikmati hidup sekaligus menjaga kesehatan.
Sebagai seorang yang percaya bahwa olahraga adalah investasi jangka panjang, Mona berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya olahraga sebagai kebutuhan.
“Olahraga itu bukan hanya tren, tetapi investasi yang tak lekang oleh waktu.
Semoga kesadaran masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai gaya hidup terus meningkat.
Karena ini adalah salah satu cara kita menjaga kualitas hidup di hari tua nanti,” tuturnya penuh semangat.
Mona juga memiliki pesan motivasi untuk pembaca di seluruh Indonesia.
Ia mengingatkan bahwa menjaga kesehatan adalah tanggung jawab setiap individu dan harus menjadi bagian dari gaya hidup.
“Health is not a trend, it’s a timeless investment in your body. Make it as a lifestyle,” tutup Mona.
Source image: mona










