#3 Betawi Vision: ” Jangan Lelah Dampingi Kami UMKM Jabar Prof….”

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Syukur alhamdulilah, burung nuri burung tekukur, kalau mati jangan sampe nyebur ke sumur, nyok kite semua bersyukur, agar hati kita jadi makmur.

“Selamat kang, yang sudah jauh-jauh datang dari Cimahi ya. Saya agak takut kalau kirim kayak ginian, hadiah laptop. Khususnya dari KADIN Indonesia, Lembaga Start up & Inkubator, di Treasury Tower 15 floor ini.”

Kang Asep, sebagai Ketua UMKM Naik Kelas Jawa Barat.  Silakan ya, sampaikan sepatah dua patah kata, dan ini hadiahnya ya…

“Terimakasih saya ucapkan kepada Prof. David,  dan Om Dasril, dari Dewan Pakar, yang paling terpenting adalah sharing dari Prof David melalui webinar, WA news dll itu bagi saya bisa menambah wawasan yang tadinya ada kosakata terbatas, jadi mulai terset ada arah ya.” urai Kang Asep.

Iya kang, jadi UMKM itu go digital, naik kelas ya harus pandai juga berbahasa, seperti aye anak Betawi ya harus bisa bahasa asing yang lain seperti bahasa Inggris, Jerman, Prancis ya, tentu maindset dan kultur mereka juga paham.

“ Iya, betul Prof David, jangan sampai nanti lelah dampingi kami UMKM, beberapa mulai go digital ya saya juga ingin bisa.”

“ Oh ya, tentu kita bisa karena biasa. Semua ilmu itu milik Alah Swt ya, kita biasa saja, lillahi ta, ala. Kalau orang Betawi bilang ya harakah barokah, kita bergerak barokah. Jadi kita bergerak bersama-sama. Saya yakin KADIN Indonesia, melalui UMKM Naik Kelas, kita ada yang go open source. Minggu depan kita akan ada webinar lagi kan.

Kita akan mulai kawinin nih, antara start up, dengan UMKM. Jadi existing, start up yang ada butuh apa dari UMKM.Jadi rantai pasokannya kita dorong dari UMKM. Doakan ya kang, kita sama-sama ya. Jadi go digital kita udah bener ya ini ada senjata, laptop dll.”.

Oke  abang, mpok, nyak, ncing, babe. Tuan-tuan, nyonya-nyonya, tuan besar. Terima kasih atas waktunya, mohon maaf lahir dan batin jika ada kesalahan, itu semua milik kami, dan kesempurnaan hanya milik Allah Swt. Ihdinas sirattal mustaqim.

Wassalamualikum warahmatullahi wabarakatuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *