#2 Betawi Vision: Apa Itu Bisnis, Mengenal Tipe Pengusaha & Pekerja

 

Terimakasih sebelumnya untuk wawancara, interview yang sangat emosional kali ini. Saya sangat serius dan respek dalam sesi kali ini kepada Ivan yang seorang mahasiswa.

Tema kali ini ialah, apa itu bisnis, pengusaha? Bisnis adalah kegiatan manusia, dimana kita bisa menjual, atau bertukar informasi untuk sebuah produk atau sumber daya dan masing-masing mempunyai pengetahuan akan semua aspek di atas dengan mencukupi atau ada kapabilitas yang baik.

Juga bisnis adalah satu aktifitas, dimana yang satu dengan yang lain saling membutuhkan, dan satu ikhtiar manusia atau insan untuk mencukupi kehidupannya.

Saya adalah seorang bisnis, tentu ada sebuah akad atau transaksi, baik dengan perseorangan atau institusi. Dan bisnis atau interaksi ini berbicara mengenai uang atau profit.

Sebagai seorang pengusaha, orang yang selalu berusaha atau wirausahawan, juga bisa dikatakan sebagai satu individu yang melakukan transaksi. Sangat beragam makna, definisinya atau bervariasi dilihat dari etimologinya.

Dan lebih dahsyat lagi pengertiannya, jika kita bisa memahami apa itu usaha, jika kita memahami akar atau dasar-dasar kata dari usaha, pengusaha itu sendiri. Masing-masing individu yang melakukan bisnis, homo business: homo economicus, dalam bahasa Latinnya.

Terutama di akar rumput Jawa, manusia sendiri atau kita mempunyai idiom, atau kalimat yang harus dipahami yaitu “ Nguwongke uwong”, atau memanusiakan manusia. Jadi bisnis itu wajib untuk cepat atau peka merespon akan gejala sosial, dan ada prinsip kesetimbangan.

Karena di zaman sekarang, jika kita bisnis untuk kaya dan memberi kelebihan materi yang super banyak untuk diri sendiri sudah tidak zamannya. Semua orang bisa menjadi jutawan, milyarder. Tapi apa manfaatnya?

Ada sabda dari junjungan kita Nabi Muhammad Saw yang intinya kurang lebih adalah manusia terbaik ialah manusia yang memiliki manfaat untuk manusia lainnya.

Bisnis bukan hanya soal menjual, tapi juga bab jejaring, saling memahami,juga ada kemampuan untuk paham dan saling memahami satu dengan lainnya. Tentang masalah produk, market dan banyak lainnya.

Pasar untuk produk dan bisnis saya ialah di bidang komuniaksi, hardware, softaware, ada kombinasi keduanya. Lalu juga ada softskill, dan kemampuan untuk belajar karena dibutuhkan adaptasi cepat untuk memahami disrupsi teknologi, atau kepepet karena banyak momentum.

Inovasi-inovasi baru pun lahir, dan ini hasilnya. Saya dan kawan-kawan ada  disini sekarang.

Perubahan harus kita lakukan bersama-sama, adanya sebuah kolaborasi. Tidak memandang suku dan berasal darimana.

Dan lanjut bahasan diatas, kita berbicara mengenai usaha, ya kita harus berusaha bersama, kolaborasi. Apalagi sudah menyinggung tentang Pancasila tadi. Disana ada sebuah kegotongroyongan yang wajib hukumnya di abad 5.0 ini. Bahkan kalau di Betawi kita bilang sudah 7.0, karena kita punya seni, budaya dan semua punya disepenjuru nusantara yang harus kita manfaatkan sumberdaaya tak ternilai ini.

Sebagai garis besar, bukan artinya kita primordialism, atau kembali ke identitas keagamaan kita, tetapi menggunakan agama kita untuk lebih mempunyai bekal material yang lebih kuat.

Walau kita mempunyai problema yang besar dan kompleks,kita masih masuk di kategori negara yang mempunyai indeks bahagia berperingkat baik.

Sebagai akhir dari akan penutup, Nabi teladan kita, Rasulullah Saw, beliau seorang pengusaha, dan sang istri Siti Khadijah juga seorang pengusaha. Dan pemaksaan kehendak dalam satu bisnis itu tidak boleh ya.

Jadi lebih baik dan kuat lewat satu gairah besar, atau passion jika kita akan terjun dalam satu kegiatan bisnis. Kita tidak bisa memilih akan menjadi pengusaha atau bukan, karena seorang karyawanpun ia juga seorang pengusaha dalam perspektif sudut pandang artian ia sendiri.

Jadi jika kita sudah niat terjun dalam bisnis ya harus melakukan inovasi, tidak bisa hanya berdiam diri dan instruksional saja. Kalau sama-sama saja dan tidak bergerak ya itu bohong, bukan bisnis.

Karena kita sudah ada di jaman dimana algoritma komputer server saja bisa memberi atau memerintahkan keputusan kepada para pemegang saham. Dan kita semua dari pihak swasta, pengusaha yang mempunyai amanah atau kepentingan secara permodalan, atau kapital sudah bisa dikontrol oleh algoritma di atas tadi.

Dan disinilah kita punya usaha, atau kegiatan bisnis  harus bisa terkombinasi. Kalau masih seperti yang dulu saja, tak berani menantang zaman, ada kombinasi dan terobosan di bidang digital keuangan dll yang saling terhubung mending tak usah terjun didunia ini.

Terimakasih.

31 Juli 2022,

Betawi Lab: Treasury Tower 15 floor. SCBD Sudirman, Jakarta Selatan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *